Meluasnya kedzaliman dan keterpurukan, menjadi inspirasi bagi berbagai pergerakan untuk mewujudkan kebangkitan. Sejak abad 19 lalu, di dunia islam telah muncul banyak organisasi/partai yang memiliki visi untuk memperbaiki keadaan dan mewujudkan kebangkitan. Sayang, upaya tersebut tak lantas membuahkan keberhasilan. Mengapa?
As-Syeikh Taqqiyuddin An-Nabhani dalam kitab at-Takatul Hizby memberikan penjelasan terkait penyebab dibalik kegagalan berbagai Gerakan/partai tersebut :
As-Syeikh Taqqiyuddin An-Nabhani dalam kitab at-Takatul Hizby memberikan penjelasan terkait penyebab dibalik kegagalan berbagai Gerakan/partai tersebut :
- Gerakan tersebut berdiri diatas pemikiran yang masih umum, tanpa batasan yang jelas, sehingga muncul kekaburan dan pembiasan. Lebih dari itu, pemikiran tersebut tidak cemerlang, tidak jernih dan tidak murni.
- Gerakan tersebut tidak mengetahui metode bagi penerapan pemikirannya. Metodenya diliputi kekaburan dan ketidakjelasan
- Gerakan tersebut bertumpu pada orang-orang yang belum sepenuhnya mempunyai kesadaran yang benar. mereka tidak memiliki niat yang benar, hanya berbekal semangat dan keinginan belaka
- Orang-orang yang menjalankan tugas gerakan, tidak memiliki ikatan yang benar. Ikatan yang ada hanya struktur organisasi itu sendiri, disertai dengan sejumlah deskripsi mengenai tugas-tugas organisasi dan sejumlah slogan-slogan organisasi
Demikianlah yang menyebabkan kegagalan berbagai pergerakan. Oleh karena itu, Pergerakan yang benar, yang mampu mewujudkan kebangkitan ditengah masyarakat adalah partai yang tidak mengandung keempat faktor kegagalan diatas ; ia harus memiliki pemikiran dan metode yang benar dan cemerlang, bertumpu pada orang-orang yang memahami benar pemikiran partai, serta para anggota pergerakan memiliki ikatan yang kuat nan kokoh. Wallahu'alam
-bersambung-
-bersambung-